This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Tuesday, April 9, 2013
Monday, April 1, 2013
Misteri Wanita "Perjalanan Waktu", Pakai Ponsel di Tahun 1938
Padahal tahun itu belum ada telepon nirkabel. Misteri akhirnya terkuak
VIVAnews - Sebuah video tahun 1938 membuat heboh
mengakses YouTube. Video tersebut memperlihatkan seorang wanita sedang
berbicara menggunakan perangkat nirkabel. Kejadian itu memicu teori
konspirasi kalau wanita itu telah melakukan perjalanan waktu. Karena,
pada tahun 1938 belum ada teknologi telepon nirkabel.
Namun,
misteri tentang siapa wanita yang menggunakan ponsel pada tahun 1938
terpecahkan. Seorang pria mengklaim kalau wanita yang ada di film itu
adalah neneknya.
Video YouTube yang menampilkan perempuan sedang menggunakan ponsel pada tahun 1938 itu diberi judul "Time traveler in 1938" dan sudah dilihat oleh ratusan ribu orang.
Di
video, wanita berambut ikal itu terlihat sedang berjalan dengan
teman-temannya. Wanita itu terlihat menempelkan benda mirip ponsel
modern kanannya di kuping dan sedang serius mengobrol.
Tapi,
beberapa hari terakhir seorang pengguna YouTube bernama 'Planetcheck'
mengklaim telah memecahkan misteri tentang seseorang yang melakukan
perjalanan waktu.
Planetcheck mengatakan, wanita yang ada di
video itu adalah neneknya yang bernama Gertrude Jones. "Saya bertanya
kepada nenek saya tentang adegan di film itu dan ia ingat dengan
kejadian itu," kata Planetcheck, dilansir Daily Mail, 1 April 2013.
Ia
menjelaskan, saat itu neneknya berusia 17 tahun. Dia mengatakan
pengambilan gambar itu dilakukan di sebuah perusahaan telekomunikasi
bernama Dupont.
"Nenek saya mengatakan kalau saat itu Dupont
sedang bereksperimen dengan telepon nirkabel. Gertrude dan lima
perempuan lainnya diberikan telepon nirkabel untuk diuji selama satu
minggu," jelasnya.
Planetcheck juga menyampaikan, saat neneknya
tertangkap kamera, ia memang sedang menelepon. Neneknya mengaku sedang
berbicara dengan salah satu peneliti yang juga menggunakan ponsel.
Teori
konspirasi menganggap kalau di tahun 1938 belum ada teknologi yang
dapat berkerja tanpa bantuan kabel. Namun, dari pengakuan ini
menunjukkan bahwa teknologi telepon nirkabel sudah ada sejak tahun 1938.
(umi)
Friday, March 22, 2013
Apa Saja yang Terjadi di Internet Dalam 1 Menit?
VIVAnews - Akses Internet sudah menjadi nafas bagi lebih dari 2,5 miliar masyarakat di dunia saat ini.
Tentu seru membayangkan bagaimana sibuknya lalu lintas akses Internet yang dilakukan oleh para penggunanya dari segala penjuru dunia.
Jika Anda ingin melihat fakta lalu lintas Internet, studi baru yang dikeluarkan produsen chip Intel cukup menggambarkannya, dan disuguhkan dalam statistik yang luar biasa.
Setiap menit, Intel menemukan lebih dari 204 juta e-mail dikirim, 47 ribu aplikasi diunduh, sekitar 20 juta foto serta 6 juta halaman Facebook dilihat oleh pengguna Internet, dan 1,3 juta klip video YouTube ditonton.
"Komputasi telah menyentuh masyarakat dalam jangkauan yang lebih luas berkat perangkat mobile," ujar Krystal Temple dari Intel.
Peningkatan penetrasi perangkat mobile mendorong dampak yang luar biasa pada jumlah trafik data lintas jaringan.
"Aktivitas mendengarkan musik, menonton video, mengunduh foto, bermain game online, memantau update status di Twitter, semuanya adalah kegiatan yang tercatat di lalu lintas jaringan," ujarnya.
Penelitian ini juga meneropong di masa mendatang, di mana data akan berkembang secara dramatis. Di tahun 2015, studi ini meramalkan jumlah perangkat akan berjumlah dua kali lipat populasi dunia.
Temple juga mengungkapkan, Intel sedang mengembangkan peralatan jaringan baru untuk merespons peningkatan lalu lintas Internet.
Crystal Forest adalah nama kode perangkat yang akan meningkatkan kinerja dan memperbesar keamanan jaringan untuk menangani peningkatan lalu lintas jaringan di masa depan.
"Dengan memungkinkan peralatan dan penyedia jasa untuk memberikan platform yang tumbuh bersama dengan jaringan, Intel juga membuka ruang pada konsumen untuk tetap terhubung pada perangkat cerdas setiap hari dan menit via Internet," kata Intel. (umi)
Tuesday, March 19, 2013
CINTA
Saturday, February 9, 2013
SILSILAH SIREGAR
Marga ialah identitas seorang Batak. Coba bayangkan, jika orang Batak tidak memiliki marga ..:)
Peran marga dalam kehidupan budaya Batak sangat penting dan berpengaruh.
Selain daripada identitas, marga juga merupakan bentuk terjemahan dan penerapan dari dalian na tolu sebagai landasan budaya Batak.
Istilah marga dapat didefinisikan sebagai kelompok orang yang berasal dari
keturunan seorang nenek moyang yang sama dan garis keturunan diperhitungkan melalui pihak
laki-laki atau ayah (patrilineal).
Pada umumnya orang Batak mengelompokkan diri mereka ke dalam beberapa marga (klan) dan tiap-
tiap marga selalu menempatkan diri mereka sebagai keturunan dari seorang tokoh nenek-moyang yang berlainan asal. Tokoh leluhur suatu marga biasanya bersifat legendaris,
dan senantiasa mereka tempatkan di awal silsilah keturunan (tarombo) mereka.
Tarombo ialah catatan tentang silsilah keturunan.Dengan adanya tarombo ini, setiap marga dapat mengetahui asal-usul dan jumlah keturunan mereka sampai
sekarang.Tarombo menjadi sumber sejarah asal-usul orang Batak di masa lalu.
Dengan tarombo, seseorang mengetahui, apakah ia harus memanggil satu sama lain dengan kahanggi (saudara semarga), namboru atau bouk (saudara perempuan Ayah),udak (paman, saudara laki-laki Ayah),
iboto atau ito (saudara perempuan), ompung, tulang, nantulang, borutulang, amangboru, amangtua, amanguda, nanguda, inangtua atau nattobang, pariban,
dan seterusnya.
Marga dan tarombo adalah warisan budaya Batak yang memiliki nilai-nilai luhur.
Menurut sejarahnya, leluhur asli suku bangsa Batak ialah Si Raja Batak yang bermukim di daerah Pusuk Buhit di kampung Sianjur Mula-Mula, di pinggiran Danau Toba, lebih kurang 8 km arah barat Kota Pangururan, ibukota Kabupaten Samosir.
Si Raja Batak diperkirakan hidup sekitar tahun 1200 (awal abad ke-13).
Si Raja Batak memiliki tiga orang anak, yaitu Guru Tateabulan, Raja Isombaon, dan Toga Laut. Dari ketiga orang inilah dipercaya terbentuknya marga-marga Batak.
Dari istrinya yang bernama Si Boru Baso Burning, Guru Tatea Bulan memperoleh 5 orang putra— Si Raja Biak-Biak, Tuan Sariburaja, Limbong Mulana, Sagala Raja, Malau Raja— dan 4 orang putri, yaitu: Si Boru Pareme,
Si Boru Anting Sabungan, Si Boru Biding Laut, Si Boru Nan Tinjo.
Si Boru Pareme yang kawin dengan Tuan Sariburaja melahirkan seorang putra yang diberi nama Si Raja Lontung.
Si Raja Lontung yang merupakan putra pertama dari Tuan Sariburaja mempunyai 7 orang putra—Tuan Situmorang (keturunannya bermarga Situmorang), Sinaga Raja (keturunannya bermarga Sinaga), Pandiangan (keturunannya bermarga Pandiangan),
Toga Nainggolan (keturunannya bermarga Nainggolan),Simatupang (keturunannya bermarga Simatupang), Aritonang (keturunannya bermarga Aritonang), Siregar(seluruh keturunannya bermarga Siregar)—
dan 2 orang putri, yaitu: Si Boru Anakpandan yang kawin dengan Toga Sihombing, Si Boru Panggabean yang kawin dengan Toga Simamora.
Karena semua putra dan putri dari Si Raja Lontung berjumlah 9 orang, maka mereka sering dijuluki dengan nama Lontung Si Sia Marina (Si Sia Marina = Sembilan Satu Ibu), Pasia Boruna Sihombing Simamora.
Siregar merupakan anak bungsu dari 9 bersaudara ini.
Menurut hikayat, Si Raja Lontung bermukim di Desa Banuaraja yang terletak di daerah perbukitan sebelah atas Desa Sabulan, di pinggiran Danau Toba, berseberangan dengan Pangururan di Pulau Samosir. Pada suatu masa, terjadi banjir besar yang melanda Desa Banuaraja dan Sabulan.
Anak-anak keturunan Si Raja Lontung terpaksa mengungsi. Sinaga dan Pandiangan ke Urat-Samosir, Nainggolan ke Nainggolan-Samosir, Simatupang dan Aritonang ke Pulau Sibandang, dan Siregar ke Aeknalas-Sigaol. Sedangkan, Situmorang hanya sampai di Sabulan.
Suatu ketika Aritonang memanggil adiknya Siregar dari Aeknalas-Sigaol ke Desa Aritonang di Muara, yang akhirnya kemudian menetap dan beranak-pinak di situ. Selanjutnya dari Desa Aritonang-lah marga Siregar menyebar ke sekitar Muara.
Konon kabarnya, kemarau panjang pernah melanda Muara yang menyebabkan gagal panen sehingga beberapa keturunan marga Siregar merantau ke arah Siborongborong-Humbang dan langsung membangun kampung di sana yang diberi nama Lobu Siregar.
Untuk mencari penghidupan yang lebih baik, dari sini ada sebagian dari mereka yang menjelajah ke arah Pangaribuan dan sebagian lagi menuju Desa Sibatangkayu. Setelah bermukim beberapa lama, dari sini mereka berangkat lagi ke Bungabondar, Sipirok hingga ke Angkola-Tapanuli Selatan.
Mendengar saudara-saudaranya berhasil di perantauan, keturunan marga Siregar yang masih tinggal di Muara, akhirnya berpindah ke Tarutung-Silindung dan mendirikan kampung yang diberi nama Desa Simarlala Pansurnapitu. Dari desa itu, mereka berpindah lagi menuju Pantis-Pahae dan beranak-pinak di sini.
Keturunan marga Siregar yang dari Pantis ini menjelajah dan mendirikan kampung di Onanhasang, di sekitar Pahae. Dari Onanhasang, keturunannya merantau lagi dan mendirikan kampung di Simangumban dan Bulupayung.
Dengan demikian, penelusuran asal-muasal Toga Siregar berawal dari perjalanan panjang perantauan marga Siregar; mulai dari Banuaraja-Sabulan di Pangururan, Kabupaten Samosir, menyebar ke daerah Muara, Humbang Hasundutan (Dolok Sanggul), Pangururan, Bungabondar, Sipirok, Pahae, Simangumban, dan Bulupayung. Meskipun, ada yang berpindah-pindah,
tetapi di tiap-tiap perkampungan yang dibuat selalu ada keturunannya yang tinggal di sana, berkembang-biak dan beranak-pinak serta memiliki tanah, desa atau “huta”. Itulah sebabnya mengapa orang-orang bermarga Siregar selalu mengatakan dirinya berasal dari huta-huta tersebut.
Toga Siregar memiliki 4 orang anak (yang kemudian akan menjadi marga-marga), yaitu: Silo, Dongoran, Silali, dan Siagian.
Keempat keturunan Toga Siregar ini sering dijuluki Si Opat Ama.
- Dari keempat anak ini lahir pulalah marga-marga Siregar:
- Silo (dari kata Silogo-logo=nama sejenis kuda)
Silo
Sormin
Baumi - Dongoran
Dongoran
Salak
Pahu - Silali (dari kata lali=nama sejenis burung elang)
Silali Toruan (=Ritonga)
Silali Dolok - Siagian
dan Lintang.
Marga Siregar yang umumnya bermukim di daerah Tapanuli Selatan berada di wilayah Angkola (Padangsidempuan dan sekitarnya), Batangtoru, Mandailing (Panyabungan—Kotanopan), Padang Lawas
(Gunung Tua dan sekitarnya), Sibuhuan, dan Sipirok.
Orang-orang bermarga Siregar ini pun sudah berbaur maupun kawin campur antarsubkultur dan menyebar ke seluruh pelosok nusantara dan seantero dunia.
termasuk siregar apaa kalian? kalau citra termasuk siregar dongoran keturunan 23 :)
Wednesday, January 30, 2013
Kasus Penganiayaan Ardina Rasti, Eza Gionino Akhirnya Ditahan
Jakarta - Eza Gionino diketahui sudah menginap di Polres Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2013). Hari ini akhirnya ia pun resmi ditahan.
Hal tersebut diungkapkan pihak Polres Metro Jakarta Selatan melalui Kasat Reskrim AKBP Hermawan, Rabu (30/1/2013). Menurutnya sudah ditemukan bukti baru dalam kasus penganiayaan terhadap Ardina Rasti.
"Iya benar ditahan mulai hari ini, ada bukti baru," ujar Hermawan, namun belum bersedia merinci bukti baru yang dimaksud.
Eza dilaporkan Rasti pada pertengahan 2012 lalu. Rasti juga menyerahkan bukti-bukti penganiayaan yang dialaminya.
Untuk memperkuat tuduhannya, pihak Rasti juga merilis sebuah rekaman pertengkaran dengan Eza. Dari rekaman itu terdengar tak hanya cekcok mulut, tapi Eza juga diduga menganiaya Rasti saat itu.
Eza ditahan dengan nomor 32/I/2013/PMJ/Restr Jaksel tertanggal 30-1-2013 LP/2134/K/I/2013 PMJ/Restr Jaksel Melanggar Pasal 351(1) Pasal 335 (1) Ke 1 KUHP.
Ditanya Soal Barang Bukti Narkoba, Raffi Ahmad Terdiam
Zaskia Sungkar yang menjadi salah satu dari 17 orang diciduk BNN pun sempat bertanya kepada Raffi perihal barang bukti tersebut. Namun, mantan kekasih Yuni Shara itu pun diam seribu bahasa.
"Raffi-nya diem ditanya di depan kita. Raffi juga nggak bisa bohong juga. Jadi diem ajah ya mudah-mudahan bukan," ungkap Zaskia saat ditemui di Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (29/1/2013) malam.
Zaskia sendiri mengaku sempat kaget saat mendengar soal barang bukti yang ditemukan di rumah Raffi. Ia pun menegaskan tidak tahu menahu perihal barang bukti tersebut.
"Ya kaget sih kaget yah kaya ini punya siapa. Nggak tahu lah yang disembunyiin atau apa lah. Biar tim penyidik aja kita sebagai teman Raffi dia orang yg baik," jelasnya,
Zaskia bersama sang suami Irwansyah saat ini memang telah lega karena telah dipulangkan oleh pihak BNN. Keduanya terbukti tidak terlibat dalam kasus narkoba itu.












